Apakah kita semua lupa dan lalai ?

0 komentar Saturday, September 15, 2012
“Katakanlah : “Kabarkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan kamu serta menutup hati kamu? Siapakah Tuhan selain Allah yang mengembalikannya kepadamu?” Perhatikan bagaimana Kami memperlihatkan tanda-tanda kemudian mereka tetap berpaling.” (QS 6 : 46)

“Aku akan memalingkan daripada ayat-ayat-Ku orang-orang yang takabur di muka bumi tanpa alasan yang benar. Dan jika mereka melihat tiap-tiap ayat, mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka menempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka lalai daripadanya.” (QS 7 : 146)

“Sesungguhnya telah Kami sediakan untuk penghuni neraka dari golongan jin dan manusia; mereka mempunyai hati, tetapi tidak menggunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka mempunyai mata, tetapi tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka adalah orang-orang yang lalai” (Qs 7:179)

Apakah kita semua lupa?
Apakah kita semua lalai?
Apakah memang kita semua tidak mau tahu?
Ketika ekonomi dan politik menjadi taghut-taghut yang kita sembah, Ketika intelektualitas dan logika menjadi sesembahan kita, Ketika kehidupan hedonistis menjadi berhala kita, Bahkan, ketika agama dan syari’at pun kita jadikan Tuhan, Nampaknya,
Kita semua lupa, Kita semua lalai,  Atau bahkan sebenarnya kita semua munafik, Diam-diam…,
Syirik musyrik telah membius diri, Bid’ah dan sesat telah merasuk dalam darah,
Pantas…
Jika Allah menurunkan azab-Nya,  Sangat pantas… Jika Allah dengan kasih-Nya memberikan pelajaran,
“Asyhadu ala ilaha ilallah, wa asyhadu ana Muhammaddan rasulullah, Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, La hawla wala quwata ila bilahil aliyul adzhim,”
Patut kita akui, Nyatanya kita memang terlupa, Hanya sorga menjadi tujuan kita, Hanya rizqi menjadi dambaan kita, Nyatanya kita memang terlupa, Sesungguhnya Allah lah pencipta sorga dan rizqi, Semestinya…, “Ilahi anta maqsudi wa ridhoka mathlubi, Allah adalah tujuanku dan ridho Allah yang kucari,”
Semestinya…,
Dengan syari’at, kita mengenal toriqoh (jalan menuju Allah), Dengan toriqoh, kita mengenal hakekat, Dengan hakekat, kita berma’rifat (mengenal Allah),
Semestinya…,
Agama dan syari’at bukan sarana menghakimi sesama, “Inna robbi latifu limayasan, innahu wa alimul hakim,”
Nampaknya,
Kita tidak mau tahu akan ayat-ayat-Nya, Kita tidak mau membaca tanda-tanda-Nya, Kita tahu.., tapi sengaja berselingkuh,
Apakah kita tahu?
Ketika Adam Air jatuh dan raib, Itulah tandanya bahwa hati dan bathin (adam) kita sirna,
Apakah kita tahu?
Ketika Senopati Nusantara tenggelam tak berbekas, Itulah tandanya bahwa musnahnya jiwa kepemimpinan nusantara,
Apakah kita tahu?
Ketika Garuda jatuh terbakar, Itulah tandanya bahwa Pancasila telah tumbang di negeri ini,
Apakah kita tahu?
Ketika bencana bersahutan menerpa bumi ini, Itulah tandanya bahwa pasukan sapu jagad (sirrullah) tengah bersiap, Melibas orang-orang ingkar dan munafik,
Apakah kita tahu?
Ketika semburan lumpur Porong tak jua usai, Itulah tandanya bahwa “seseorang” tengah dinanti, Aulia pilihan dan kekasih Allah, Sang Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu, Siapa lagi kalau bukan Sang Pamomong Nuswantoro, Telah terlihat Parikesit dibawah asuhan Abiyasa,
Tak lama lagi,
Akan datang Gajah Mada muda, Dengan ruh Bhinneka Tunggal Ika, Kokoh berpijak laksana Garuda Kencana,
Dengan menghunus Naga Runting, Kembali bersumpah, mengucap Hamukti Palapa, “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa,” Berdua datang bak Musa dan Harun,

read more “Apakah kita semua lupa dan lalai ?”

Innocence of Moslems

0 komentar Friday, September 14, 2012
Menteri Agama Suryadharma Ali mengharapkan rusuh di Libya yang dipicu film Innocence of Moslems tidak terjadi di Indonesia. Meski mengaku belum melihat film yang dianggap menghina Nabi Muhammad itu, namun Suryadharma mengingatkan umat Islam di Indonesia tidak terprovokasi.

“Jangan mengandai-andai. Kalau yang terjadi di sana (Libya) kemudian bakal terjadi di sini (Indonesia). Belum tentu juga,” kata Suryadharma Ali kepada wartawan, di gedung parlemen, di Jakarta, Kamis (13/9).

Menteri yang lebih dikenal dengan inisial SDA itu menegaskan, Muslim di Indonesia dan Libya memiliki latar belakang yang berbeda. Menurutnya, kebencian warga Libya terhadap AS membuat aksi anarkis yak terbendung.

“Di Indonesia kan tidak ada kebencian pada suatu bangsa tertentu. Jadi ini harus dipisahkan juga,” ungkapnya.

Ia yakin, masyarakat Indonesia sudah sangat dewasa menyikapi permasalahan seperti itu. Apakah SDA yakin kejadian itu tidak akan terjadi di Indonesia? “Saya bukan Tuhan. Jangan bilang saya yakin,” kilahnya.

Seperti diketahui, aksi protes menentang film ”Innocence of Muslims” di Benghazi, Libya Selasa, (11/9) berujung bentrokan. Akibat bentrokan itu, Dubes AS untuk Libya, John Christopher Stevens beserta tiga stafnya tewas.

Saat kejadian, Christopher berencana mengungsi ke lokasi yang lebih aman dengan menggunakan mobil. Namun pada saat yang sama, para demonstran bersenjata berhasil mengepung mereka. “Duta besar Amerika dan tiga anggota staf tewas ketika pria bersenjata menembakkan roket pada mereka, ” kata pejabat di Benghazi kepada Reuters.
read more “Innocence of Moslems”

Penetasan Telur Bebek yang Baik

0 komentar
1. Pemilihan Telur Bebek

Sebenarnya untuk usaha DOD/penetasan telur bebek menjadi meri lebih baik memiliki indukan sendiri, karena kita akan tahu riwayat hidup indukan dan telur. Karena jika hanya membeli dari luar, kita tidak tahu apakah yang kita beli telur yang bagus atau tidak, jadi harus memilih telur dahulu.

Bebek yang siap bertelur berumur 4-5 bulan. Jenis bebek yang di Cirebon, yakni bebek Rambon bisa bagus diternakkan dimana saja, baik dengan digembalakan, maupun dikandang. Ini karena bebek Rambon kakinya lebih panjang dari bebek Mojosari, sehingga larinya lebih lincah dan cepat. Selain itu bebek Rambon memiliki leher yang lebih panjang dari bebek Mojosari.

Untuk menghasilkan telur yang fertile, tentunya indukan betina harus dikawinkan dengan indukan jantan dengan perbandingan 1:10 (1 jantan mengawini 10 betina). Setiap harinya bebek bisa bertelur 1 butir. Sebenarnya ada cara untuk memperbesar ukuran telur, yakni dengan menggunakan zat pemacu berupa Ena Egg berbentuk butiran yang dicampur bersamaan dengan pakan. Namun perlakuan tersebut membuat bebek kelelehan untuk memproduksi telur, yakni yang biasanya bisa sampai 2 tahun memproduksi, namun setelah menggunakan zat tersebut hanya sampai 1,5 tahun, karena dubur atau kloakanya cepat rusak.

2. Alat Penetas

Usaha bebek sebelum tahun 70-an belum terorganisir dengan baik. Barulah setelah tahun 70-an dan dibuatnya alat penetasan telur, usaha bebek lebih terorganisir, walaupun untuk penggunaan alat baru dilakukan oleh 1-2 orang. Penetasan telur umumnya pada saat itu masih menggunakan bantuan entok, karena bebek tidak mau mengerami telurnya. Alat penetasan telur/incubator tersebut dinamakan “lemari odel Akhyar”, karena memang yang pertama kali menciptakan alat tersebut adalah Akhyar, seorang penduduk desa Kroya Cirebon yang kini telah lama meninggal dunia.

Dalam usaha penetasan telur, penggunaan lemari Akhyar tersebut tidak serta merta membuat telur lebih cepat menetas, namun hanya membantu kemudahan dan kepraktisan sehingga lebih ekonomis. Proses penetasan tetap memakan waktu selama 28 hari, layaknya pengeraman dengan bantuan entok. Cara ini terbilang lebih ekonomis , karenapenetasan meri tidak perlu memilki entok untuk mengerami yang pastinya membutuhkan lahan yang cukup luas. Selain bisa dilakukan diruang terbatas, denganpenggunaan alat tersebut membuat usaha ini tidak menghasilkan limbah apapun.

Lemari model Akhyar juga bisa dibuat sendiri oleh penetas meri, karena bahan dan modelnya sangat sederhana. Lemari tersebut terbuat dari bahan kayu dan triplek. Modelnya seperti lemari pakaian biasa ukuran 1 x 1 x 2 m, dengan beberapa susunan sekat/rak dari triplek beralas Koran, memiliki kaca dibagian depan agar bisa terus dipantau keadaan telurnya. Dalam 1 lemari 6 rak mampu menampung 800 butir telur bebek.

3. Proses Penetasan Meri

Pada proses penetasan saat ini masih dilakukan dalam 2 cara, yakni penggunaan alat yang pemanasnya dari lampu minyak dan pemanas dari listrik/kumparan/lampu. Kedua cara tersebut memilki kelebihan dan kekurangan. Misalnya pemanas dengan listrik/kumparan memilki kelebihan, yakni tidak mengeluarkan asap hitam sehingga alat tetap bersih. Karena tergantung listrik, jadi jika terjadi mati lamapu maka bisa menganggu penetasan. Sedangkan dengan cara sederhana, yakni dengan lampu minyak memang akan mengeluarkan sedikit asap hitam, namun tidak terganggu jika terjadi mati lampu.

Pada rak tingkat pertama yang berda 50 cm dari dasar lantai, terdapat wadah berbentuk Loyang kotak kue dari kaleng sebagai wadah air. Dan ruang kosong paling bawah jarak 50 cm dari dasar lantai ditempatkan sebuah lampu minyak untuk menjaga suhu agar tetap stabil di 100F dan menjaga kelembaban dengan terciptanya uap air dari air yang dipanaskan. Karena penetasan membutuhkan uap panas lembab, bukan panas kering. Pemanasan dengan lampu minyak memang yang paling cocok, karena harus dilakukan terus sampai telur menetas. Jika menggunaka lampu listrik, tidak baik karena suka berbahaya jika sedang mati lampu sehingga pembentukan meri menjadi tidak sempurna. Hal tersebut menyebabkan bentuk tubuh meri tidak sempurna.

Dengan kapasitas lemari Akhyar 800 butir telur bebek, penetas bisa mendapat untung bersih sampai Rp.400 ribu samapi menetas. Karena biaya hanya untuk bahan bakar minyak sekitar 10 liter selama 28 hari. Biaya produksi terbilang cukup sedikit karena tidak perlu pakan dan tempat yang luas.

Menurut Prof. Dr. Penny S. Hardjosworo, Praktisi Perunggasan IPB, keberhasilan penetasan telur bebek menjadi meri umumnya hanya 50%, namun jika ada yang mencapai 70-80% itu sudah sangat bagus, karena cangkang telur bebek sangat tebal sehingga memakan waktu lama dan lebih sulit dari penetasan ayam.

Untuk sentra penetasan meri di desa Kroya Cirebon, selama ini 60% telur lebih banyak dibeli dari luar, daerah seperti Indramayu, Subang, dan Brebes. Telur yang tidak fertile biasanya masuk ke dalam usaha pengasinan telur.

Untuk membedakan meri jantan dan betina, meri yang jantan pada duburnya terdapat tonjolan, sedangkan yang betina tidak. Selain itu bulu meri jantan lebih kasar dari betina. Meri yang baru menetas, bisa diberi vaksin Vitachick agar tahan penyakit, namun bisa pula tidak diberi vaksin, karena menurut Prof. Dr. Penny S. Hardjosworo, meri labih tahan penyakit daripada anak ayam.

Pakan untuk meri yang baru menetas biasanya berupa pakan pabrik, yakni Kopan/Phokphand 5-11, barulah umur 1 minggu bisa diberi menir (pecahan beras) kukus dan kangkung. Untuk pencegahan penyakit juga bisa diberikan rajangan daun mengkudu sebulan sekali.

Meri yang baru menetas biasanya hanya ditempatkan di keranjang dari kawat ram ukuran 1 x 2 m, yang dilapisi kain. Dan bila akan dibawa dalam perjalanan meri tak perlu diberi perlakuan apapun, cukup ditempatkan pada box kardus ukuran 25 x 25 cm atau tas rinjing biasa.
read more “Penetasan Telur Bebek yang Baik”

Proses Penetasan Dan Analisa Bisnis Telur Itik

0 komentar
1. Pemasukan Telur
Pemasukan Telur ke dalam mesin tetas hendaknya dilakukan pada saat mesin tetas benar-benar siap untuk dipergunakan, antara lain suhu sudah sesuai dengan standard, kelembapan udara juga demikian. Sebelum dimasukkan kedalam mesin penetas telur dicuci dengan air hangat suam-suam kuku, agar kotoran dan bakteri yang menempel pada telur hilang. Selain itu telur yang bersih memudahkan kita mengamati perkembangan anakan itik dalam telur. Selama 3 hari pertama telur kita diamkan dalam mesin penetas dan tidak usah dibuka. Letakkan bagian yang runcing di bagian bawah, bagian yang mengandung rongga udara di posisi atas, jika di dalam mesin penetas tidak terdapat tatakan telur, bisa dibuat sekat-sekat dengan kayu atau bilah bambu agar telur tidak menggelinding dan mudah diatur dalam mesin penetas. Jika telur mudah bergerak dan menggelinding bebas di dalam mesin penetas, akan sulit dikontrol telur yang sudah dibalik atau belum.

2. Pengeraman Telur
Setelah 3 hari biasanya sudah bisa kita lihat telur-telur yang memiliki benih atau tidak. Telur yang tidak memiliki benih itik biasanya karena tidak dibuahi oleh itik jantan. Telur yang tidak dibuahi tidak akan menetas sehingga perlu kita afkir untuk dikonsumsi dan masih bisa dijual atau dijadikan makanan. Telur yang Memasuki hari keempat sampai hari ke 25 , telur itik sudah harus kita bolak-balik sehari 2 sampai 6 kali, frekuansi pemutaran telur akan berpengaruh pada daya tetas telur. Semakin sering akan semakin baik. Pada hari keempat tersebut telur perlu diangin-anginkan dengan cara membuka tutup mesin penetas selama kurang lebih 10 sampai dengan 15 menit. Proses mengangin-anginkan telur ini perlu dilakukan seriap 3 sampai 4 hari sekali sampai hari ke 25. Dalam masa pengeraman ini yang perlu diperhatikan selain suhu dijaga supaya tetap konstan adalah kelembapan udara. Jika kelembapan dirasa kurang bisa ditambahkan dengan menyemprotkan air hangat ke telur-telur. Untuk memudahkan mengontrol telur sudah dibalik atau belum, beri tanda dengan spidol pada tiap-tiap sisi telur, misalnya sisi bawah diberi tanda A sisi atas diberi tanda B.

3. Masa Menetas
Telur itik akan mulai pecah sedikit demi sedikit, pada hari ke 26 sudah mulai terdengar suara dan cangkang yang terbuka pada bagian paruhnya. Pada hari ke 28 telur dalam mesin penetas yang normal sudah akan menetas semuanya. Perlu dicermati, jika ada telur yang susa pecah, perlu dibantu mengelupas dengan tangan tetapi harus hati-hati. Biasanya karena cangkang terlalu tebal. Anakan itik yang sudah menetas perlu segera dipindahkan ke tempat lain yang suhunya hampir sama dengan suhu ruang penetasan. Bersihkan ruang mesin penetas dari cangkang dan kotoran-kotoran lainnya agar tidak menggangu telur yang belum menetas.

4. Seleksi DOD
Anakan itik yang berusia 1 sampai 4 hari lebih mudah dibedakan jenis kelaminnya dibandingkan dengan anakan itik berusia satu minggu. Warna itik betina lebih terang dan bersih, sedangkan itik jantan lebih gelap. Jika diperhatikan suara anak itik betina lebih melengking. Cara lain adalah dengan melihat melalui anus dengan cara menekannya, meski cara ini cukup membuat itik tersiksa tapi cukup efektif. Itik jantan terlihat memiliki alat kelamin yang menonjol. Untuk membedakan anakan itik jantan dan betina bisa dilihat dari warna paruhnya. Itik Jantan cenderung lebih berwarna gelap sedang itik betina berwarna terang.
Analisa Bisnis

Meskipun ini adalah hitung-hitungan kasar tetapi bisa dipergunakan untuk menganalisa gambaran usaha penetasan telur itik ini. Diasumsikan kita akan menetaskan telur itik sejumlah 100 butir. Telur itik akan menetas dalam waktu 28 hari.

Biaya Yang dikeluarkan:

100 butir telur @Rp 1000 = Rp 100.000
Listrik 28 Hari = Ro 15.000
Operasional = Rp 15.000
Total Pengeluaran = Rp 130.000

Hasil Yang diperoleh:
DOD Menetas diasumsikan 75% atau 75 ekor anakan itik (DOD) dari 75 ekor tersebut 38 Betina dan 37 Jantan.

38 ekor DOD Betina @Rp 5000 = Rp 190.000
37 ekor DOD Jantan @Rp 1500 = Rp 55.500
Total hasil = Rp 245.500

Keuntungan yang diperoleh dari 100 butir telur itik selama sebulan Rp 245.500 – 130.000 = Rp 115.500. Jika jumlah telur yang dierami 1000 butir keuntungan yang bisa diperoleh juga 10 kali lipat dari itu yaitu Rp 1.115.500. 

Selamat Mencoba
read more “Proses Penetasan Dan Analisa Bisnis Telur Itik”

Penetasan Telur Bebek

0 komentar
Usaha penetasan telur itik atau bebek merupakan kegiatan yang sudah dilakukan peternak sejak bertahun-tahun. Akan tetapi pola penetasan petani masih menggunakan cara alami dengan memanfaatkan ayam atau entok sebagai sarana penetasan. Metode penetasan telur itik yang lebih modern menggunakan Mesin Tetas telur itik atau bebek dengan berbagai macam model. 

Peluang usaha di bidang penetasan telur itik cukup terbuka. Itik atau bebek merupakan hewan unggas yang sudah cukup populer di masyarakat kita. Tidak hanya telur asin saja yang dapat dibuat dari telur itik, ada banyak aneka makanan yang dibuat dengan bahan dasar telur itik. Selain telur itik yang dimanfaatkan sebagai aneka makanan, daging itik juga cukup banyak digemari oleh masyarakat. 

Diantara makanan dari daging itik adalah bebek goreng, bebek bakar, rica-rica bebek kremes dan lain sebagainya. Dengandemikian peluang usaha dari unggas ini cukup terbuka lebar bagi pengusaha yang berminat menggelutinya. Tidak hanya dari sektor pengolahan hasil ternakan itik saja tetapi juga dari bisnis-bisnis lainnya, diantaranya penyediaan bibit itik yang berkualitas. 

Penyediaan bibit itik dapat dilakukan dengan cara konvensional melalui pengeraman indukan ayam dan penetasan telur itik dengan mesin tetas telur. Untuk skala besar dan tujuan bisnis tentu tidak mungkin kita menggunakan ayam sebagai alat penetas telur. Maka peluang Usaha Penetasan Telur Itik dengan menggunakan Mesin Penetas merupakan alternatif yang akan dibahas.

Usaha bisnis penetasan telur itik sebenarnya cukup memiliki potensi mendatangkan keuntungan. Selain manajemen produksi yang baik diperlukan pula manajemen penetasan berdasarkan kualitas hasil tetasan yang baik.Peluang bisnis penetasan telur itik ini dapat dilakukan pada skala rumah tangga dan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM). 

Karena proses dan perlengkapan yang cukup sederhana. Selain itu harga mesin penetas telur itik juga cukup terjangkau ada yang berharga murah dan ada yang berharga cukup mahal, tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan saja. Mengenai ragam mesin penetas telur dapat dilihat pada tulisan ini. Gambaran potensi peluang usaha ini dapat dilihat dari harga DOD ( Day Old Duck) betina biasanya dihargai sampai lima kali harga telur. 

Sedangkan untuk DOD jantan dihargai sama atau maksimal dua kali harga telur yang belum menetas. Tingkat daya tetas menggunakan mesin tetas memang lebih rendah jika dibandingkan dengan cara alami dengan indukan ayam. Pengeraman dengan ayam daya tetas bisa mencapai 90 s/d 100%, sedangkan dengan mesin tetas daya tetas berkisar 75% sampai dengan 90%, tergantung berbagai macam faktor. 

Jumlah telur itik yang menetas juga masih perlu diseleksi jenis kelamin jantan dan betinanya. Sulit memprediksikan jenis kelamin telur yang menetas kadang lebih banyak betina , kadang lebih banyak jantan dan kadang sama. 

Untuk lebih mudahnya karena peluang jantan dan betina sama maka diasumsikan DOD yang dihasilkan pada model penetasan telur itik dengan mesin penetas ini adalah Jantan : Betina 50:50. Peluang 50:50 ini tidak ada perbedaan antara penetasan telur dengan cara alami dengan penetasan telur dengan mesin penetas, peluangnya sama saja.
read more “Penetasan Telur Bebek ”

Baik dan Buruk Dirimu

0 komentar Thursday, September 13, 2012
Kebaikan dan keburukan menurut penilaian akal merupakan salah satu pembahasan klasik dan rumit dalam teologi Islam dan sebuah wacana yang seringkali didiskusikan dengan berkepanjangan dikalangan para ilmuan yang mendukung konsep kebaikan dan keburukan dalam penilaian akal.

Berdasarkan pandangan ini, akal bisa menghukumi mana sebuah perbuatan yang baik dan buruk dengan bantuan dan bimbingan syariat. Tuhan tidak mungkin melakukan perbuatan yang tidak baik sementara disatu sisi mengatakan bahwa kemampuan akal dalam menentukan baik dan buruknya sebuah perbuatan tidak memiliki independensi sama sekali, dan meyakini bahwa yang ada hanyanya baik dan buruk yang ditentukan agama. maka disisi yang lain meyakini bahwa tidak ada yang berhak menentukan baik dan buruk kecuali hanya Dia.

Dalam pandangan yang pertama perbuatan dikatakan baik apabila dihukumi oleh syariat adalah baik dan perbuatan disebut buruk jika dikatakan oleh syariat ialah buruk. Akal manusia dalam konteks ini, tidak mampu mendeteksi dan menentukan baik dan buruknya suatu perbuatan, bahkan yang menjadi syarat keutamaan suatu perbuatan tersebut adalah kebergantungannya pada perintah dan larangan Tuhan.

Sebenarnya makna kebaikan dan keburukan itu sudah sangat jelas bagi setiap orang dan tidak perlu diberikan definisi, yang penting di sini adalah penggolongan pengaplikasian kedua makna itu sehingga menjadi jelas hubungan pembahasan kebaikan dan keburukan perspektif akal dengan bagian yang mana dari penggunaan makna-makna tersebut.

Namun demikian jika kita mau mencermati segala apa yang ada dengan kembali berkaca kepada ayat - ayat Nya maka sesungguhnya hal tersebut adalah kembali kepada Kekuasaan Nya.

Ketika kita mencoba memikirkan pengaplikasian dari makna baik dan buruk maka akan sangat jelas perbedaannya. aplikasi berbeda hanya dikhususkan untuk perbuatan manusia, sementara sifat-sifat manusia dan obyek-obyek luarnya tidak termasuk. 

Masing-masing memiliki spesifikasi sendiri-sendiri tentang hal dan perkara manusia, karena standar mereka secara berurutan adalah kesempurnaan dan kekurangan jiwa, kesesuaian dan ketidaksesuaian dengan jiwa manusia, dan kemaslahatan serta ke-mafsadah-an dalam individu atau masyarakat. 

Tetapi pada makna yang sesungguhnya tidak terdapat keterbatasan seperti itu, oleh karena itu, dapat meliputi perbuatan-perbuatan pelaku selain manusia dan bahkan perbuatan-perbuatan Tuhan.

Dengan kata lain we know nothing about all of this :) , just do the best and let God Allaah The Almighty decided. 

Apa yang kita tahu adalah bahwa baik dan buruk adalah satu buah pasangan sifat , sikap , penilaiaan , yang memang dijadikan Allaah Subhanahu Wata'ala untuk menguji kita umat manusia, sebagaimana Allaah Telah menjadikan Siang dan malam juga matahari dan rembulan.

Sedangkan hakikat dari kesemuanya adalah hanya dan hanya Allaah Subhanahu Wata'ala yang maha mengetahui.

Ingin Tahu Baik dan Buruk dan atau benar dan salah .....? 

Tanyakan kepada Tuhan Mu
read more “Baik dan Buruk Dirimu”

Imam Mahdi Juga Tidak Akan Ditemukan

1 komentar
Imam Mahdi Sejati
Tidak akan mungkin ditemukan
Hingga saatnya tiba kemunculannya.
Di Mekkah Al Mukarromah pada saat pembaitan paksa kepadanya
Sebagaimana dijelaskan didalam Hadits Nabi Muhammad (walaupun tidak bisa diyakini kebenarannya 100%)

Dunia saat ini sedang mengalami masa huru hara. Seluruh wilayah di dunia diliputi ketidakberesan baik dari manusianya maupun dari alamnya. Kerusakan, bencana, kerusuhan dan lain sebagainya terjadi dimana-mana dari Ujung Utara sampai Ujung Selatan baik di timur maupun Dibarat. Banyak kalangan menyebut bahwa zaman ini menuju zaman kehancuran, namun setelah semua huru hara dan kehancuran ini penuh akan muncul Sang Pemimpin untuk membawa Dunia menuju jaman yang penuh kedamaian dan Ketentraman yang belum pernah dirasakan oleh umat sebelumnya.

Sudah Sejak Lama banyak yang penasaran untuk mengetahui siapa dan dimanakan sang Pemimpin Berada  yang bahkan hingga kini masih sebuah misteri , semua mencari dengan caranya masing-masing. Ada yang terus mencari meskipun tidak pernah mendapati, ada juga yang meyakini telah berhasil menemukan calon Sang Imam, tetapi ada juga yang memilih untuk menunggu saja tanpa repot-repot mencari dan menyerahkan segalanya kepada Kekuasaan Ilahi.

Diantara para pencari tersebut, tidak sedikit yang meyakini sosok Sang Pemimpin yang ditemukannya adalah calon Imam. Bahkan ada juga yang meyakini dirinyalah si Imam calon Pemimpin tersebut, dengan begitu banyaknya sosok yang telah ditemukan dan meyakini, mungkinkah Sang Imam berada diantara sosok-sosok yang telah ditemukan tersebut ? Ataukah semua sosok-sosok tersebut semuanya bukan calon Sang Imam ?

Apabila mau menengok beberapa Hadits yang membicarakan mengenai Sang Imam calon Pemimpin sejati , maka tidak ada indikasi bahwa Sang Imam akan berhasil ditemukan. 

Karena beliaunya akan muncul dengan tidak diakui oleh mereka yang melihatnya , hanya sebagian kecil saja dari mereka yang rela mengikuti dan mengabdi, namun demikian hal tersebut pun bukan atas kehendak sang imam karena mereka haruslah terlebih dahulu menemukan dan berbaiat kepadanya. 

Atau bagi mereka yang benar - benar ingin mengabdi dan menunggunya maka Makkah Al Mukarromah adalah tempat yang tepat karena disanalah beliau akan di lantik / dibaiat. Sebagaimana telah disampaikan oleh Hadits Nabi Muhammad Shollallaahu 'Alaihi Wasallam.

Wallahu A'lam
read more “Imam Mahdi Juga Tidak Akan Ditemukan”