Showing posts with label kehidupan. Show all posts
Showing posts with label kehidupan. Show all posts

Polisi Jadi Target Baru Teroris

0 komentar Tuesday, September 25, 2012
Aksi teror kembali mendera Indonesia akhir-akhir ini. Namun target kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang lebih menyasar rumah ibadah. Target dari serangan teroris akhir-akhir ini adalah para penegak hukum yaitu anggota kepolisian.

Direktur Deradikalisasi Badan Penanggulangan Nasional Teroris (BNPT), Irfan Idris, mengatakan bahwa target pada penegak hukum ini merupakan arah baru dari gerakan teroris yang muncul belakangan ini. "Dulu yang jadi target teroris lambang asing. Nah sekarang arahnya berubah jadi semacam upaya balas dendam," kata Irfan, saat diskusi "Polemik Sindo Radio Network" dengan tema Teror Tak Kunjung Usai di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (8/9/2012).

Munculnya motif ini, lanjutnya, dikarenakan ada pemikiran bahwa para anggota kepolisian selama ini telah menghambat gerakan para teroris mencapai tujuan mereka bahkan menghabisi rekan-rekannya dalam penggrebekan.

Dalam kesempatan yang sama, Peneliti Gerakan Islam Indonesia, Edi Sudrajat, menjelaskan bahwa dulu Amerika menjadi sasaran teroris. Namun kini tak pandang agama dan produk asing lagi, sesamanya juga dijadikan sasaran. "Sekarang pelakunya orang yang lebih muda. Sedangkan dulu kan orang-orang yang berumur," jelas Edi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penembakan oleh orang yang tidak dikenal terjadi di Pos Polisi Plasa Singosaren, Solo, Kamis (30/8/2012) sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat kejadian ini, Bripka Dwi Data Subekti tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, anggota Densus 88 Briptu Suherman tewas saat polisi melakukan penggrebekan di Jalan Veteran, Solo, Jumat (31/8/2012) untuk menangkap tiga orang terduga teroris yang diduga terlibat dalam aksi teror. sebelumnya.
read more “Polisi Jadi Target Baru Teroris”

Musibah Tidak Disangka Sangka

0 komentar
Imam Musa Al-Kazhim (sa) berkata: Setiap kali manusia berbuat dosa yang tidak pernah dilakukan oleh orang-orang sebelumnya, Allah akan menurunkan bencana kepada mereka yang tidak disangka-sangka oleh mereka. (Bihârul Anwâr 78: 322)

http://www.tokoku99.com/visitor/mutiara-hikmah/750-dosa-datangkan-bencana-yang-tak-tersangka-sangka-.html


read more “Musibah Tidak Disangka Sangka”

Lalai Antisipasi Kebakaran Hutan

0 komentar Wednesday, September 19, 2012
Kebakaran hutan terjadi di seluruh wilayah Indonesia sudah hampir berlangsung selama empat bulan terakhir dan menghabiskan sebagian besar areal hutan. Kejadian ini menyebabkan kerugian dan rusaknya ekosistem hutan Indonesia. "Di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, Kementerian Kehutanan kurang melakukan langkah antisipasi yang maksimal dalam mencegah kebakaran hutan," kata Anggota DPR RI Komisi IV Ma’mur Hasanuddin, dalam pernyataannya ke "PRLM", Rabu (19/9).

Kebakaran hutan terus terjadi setiap tahun, namun usaha Kementerian Kehutanan belum maksimal dalam meminimalisir kebakaran beserta dampaknya. "Dari beberapa kasus menunjukan bahwa penyebab utama kebakaran hutan disebabkan faktor perilaku manusia,” katanya.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) merilis jumlah titik panas atau hot spot yang terpantau di Indonesia pada tahun 2012 hingga awal Agustus lalu sudah mencapai 15.392 titik. "Berdasarkan pola historis, titik panas diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga Oktober 2012," kata Ma'mur yang mewakili kab. Bandung dan KBB.

Di Jawa barat saja berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hampir 99% kawasan hutan di Jawa Barat (Jabar) terbakar. "Hanya sebagian kecil lahan hutan yang masih bisa diselamatkan. Semua itu dampak dari kemarau panjang," ujarnya

Sementara itu Kebakaran hutan di Jambi terus meluas. Sumber api baru bermunculan. Lebih dari 100 personil pemadam kebakaran dikerahkan, api belum juga bisa dipadamkan. Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Agus Sriyanta mengatakan, api semakin meluas. " Berkisar 2.000 hektar areal lahan dan hutan yang terbakar."

Jumlah titik-titik api baru terus bermunculan saat api sedang dipadamkan. Satelit NOAA memantau 120 titik panas pada Selasa lalu, meningkat dari sehari sebelumnya sebanyak 110 titik. Kebakaran lahan dan hutan tersebar merata di wilayah timur dan tengah Jambi, baik di kawasan hutan produksi, hutan tanaman industri, perkebunan, hutan lindung, taman nasional, maupun areal masyarakat.

Upaya pemadaman ditingkatkan dalam sepekan terakhir. seluruh personil Manggala Agni yang bertugas memadamkan api dalam kawasan hutan dikerahkan dari 5 daerah operasi yang ada di Jambi

Dari berbagai sumber 
read more “Lalai Antisipasi Kebakaran Hutan”

Masih Berada Di Level Waspada

0 komentar
Jumlah kegempaan vulkanik dangkal yang tercatat dari Gunung Anak Krakatau sebanyak 991 kali per hari. Lantaran itu, status gunung berapi di Desa Pesauran, Serang, Banten, masih berada di level Waspada hingga Rabu (19/9). Belum ada tanda-tanda penurunan status.

Data pos pemantauan mencatat aktivitas gunung berapi itu masih tinggi. Selain dangkal, gempa vulkanik dalam Anak Krakatau pun terjadi sebanyak 80 kali. Hembusan vulkaniknya sebanyak 70 kali. Sedangkan gempa tektonik hanya satu kali.

Kepala Pos Pemantauan Anak Krakatau, Anton S Pambudi, mengatakan alat pemantau yang rusak tertimpa material gunung, sudah kembali berfungsi. Namun ia tetap melarang wisatawan dan nelayan mendekati area gunung. Sebab, gunung masih mengeluarkan asap berwarna putih.

Sementara itu Gunung Api Soputan kembali meletus, Rabu (19/9). Gunung yang terletak di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, itu memuntahkan semburan abu vulkanik hingga ketinggian 1.500 meter.

Status gunung masih di level tiga. Sepanjang malam hingga dini hari tadi, Gunung Soputan setidaknya "batuk" sebanyak empat kali. Letusan pertama terjadi pada pukul 13.05 WIB WITA, diikuti letusan kedua dan ketiga dengan semburan abu setinggi 500 meter.

Letusan keempat cukup menggelegar. Gunung berapi itu memuntahkan material abu vulkanik dengan ketinggian 1.500 meter dan lava pijar. Semburan abu mengarah ke arah barat dengan jarak luncur 1,5 kilometer.

Petugas pos pemantau Gunung Api Soputan, Bambang Sugiono, mengatakan, tanda-tanda gunung itu bakal meletus sudah diprediksi. Soalnya, sebelum ledakan, dalam satu hari terjadi 70 kali kegempaan dengan amplitudo maksimum 45 milimeter.

Bambang meminta, warga di kaki gunung tetap waspada. Mereka dilarang melakukan aktivitas di zona 6,5 km dari pusat letusan
read more “Masih Berada Di Level Waspada ”

Diduga Konspirasi Pemerintah - Investor

0 komentar Tuesday, September 18, 2012
"Kebakaran atau Dibakar" Terbakarnya kembali Pasar Turi akhir pekan kemarin masih menyisakan misteri. Meski hingga kini polisi mengaku belum menemukan bukti kesengajaan dibakar, tapi beberapa pihak menilai tragedi ini bagian dari konspirasi antara pemerintah dan investor. “Catat ya, polisi itu dibayar dari uang rakyat, masak mengungkap kebakaran saja tidak becus,”ujar pakar hukum Unair, I Wayan Titip Sulaksana, Rabu (19/9).

Dia menambahkan, kemungkinan besar memang ada konspirasi antara pemerintah dan investor. Tapi diakuinya untuk membuktikan hal itu sangat sulit. Dugaan konspirasi sebenrnya sudah menguat sejak kebakaran 2007. Ketika itu kondisi listrik sudah diputus, jadi tidak memungkinkan kebakaran disebabkan korsleting. Apalagi, ketika itu ditemukan bensin. “Tapi polisi juga tidak bisa mengungkapnya hingga sekarang,” katanya.

Bahkan kala itu Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim, Irjen Pol Herman S Sumawiredja mengindikasikan ada kesengajaan kebakaran Pasar Turi, meski kasusnya ngambang dan tak ada tersangka hingga kini. Wayan menilai sangat aneh jika kepolisian tidak bisa mengungkap kasus kebakaran pasar turi. Pasalnya, polisi mampu mengungkap teroris, tapi mengapa mengungkap kebakaran saja tidak mampu. “Jangan-jangan sudah ada pesanan dari pihak yang sengaja membakar Pasar Turi,”ujarnya

Dia menduga telah ada konspirasi jahat dari beberapa oknum eksekutif, legislatif dan yudikatif dengan pihak investor untuk membakar Pasar Turi demi mencari keuntungan. “Maka rakyat (pedagang Pasar Turi, red) yang akan menjadi korbanya,”tandasnya

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Tri Maryanto ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan Pasar Turi sengaja dibakar dengan ditemukanya spiritus, pihaknya masih belum bisa mengambil kesimpulan ke arah itu. “Itu informasi dari mana Pasar Turi dibakar dengan spiritus, kalau informasinya hanya dari pedagang Pasar Turi, itu tidak benar, karena mereka mengeluarkan pernyataan itu dalam kondisi panik ketika kebakaran,”tandasnya

Keberadaan spiritus di Pasar Turi memang sangat dimungkinkan karena pasar turi itu terdapat berbagai jenis pedagang, diantaranya penjual mesin jahit, lampu petromak, dan gerabah. “Kalau jumlah spiritusnya sedikit (1 botol kemasan, red), rasanya kok janggal karena untuk membakar bangunan yang begitu besar tidak cukup hanya sebotol kemasan plastik,”tandasnya

Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan terhadap para pedagang pasar turi yang sehari-hari menggunakan spiritus dalam menjalankan usahanya. Dia optimis bisa mengungkap pedagang Pasar Turi yang memiliki spiritus. “Kan tidak banyak dalam sehari-hari para pedagang yang menggunakan spiritus, paling ya antara 10-20 orang, nah itu yang masih kita selidiki,”ucapnya

Kini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi termasuk dari pihak keamanan dan orang yang menemukan spiritus. “Dari hasil pemeriksaan, keterangan mereka masih datar-datar saja,”terangnya

Namun ada salah satu saksi yang terindiksi memberikan keterangan tidak jujur, dan pihaknya akan mensinkronisasi dengan keterangan saksi lainya. “Nanti kita sinkronkan dengan keterangan saksi lainya,”paparnya tanpa mau menyebut apa isi keterangan saksi tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan.

Selain itu, lanjut dia, pedagang juga menuntut kepada Pemkot agar gedung Pasar Turi lama yang terbakar segera dibangun kembali. Menurut dia, jika Pemkot Surabaya sengaja mengolor-ngolor waktu dalam membangun TPS maupun gedung baru, maka pihaknya akan mengajukan gugatan. “Kita tunggu saja, kalau molornya lama, ya, kita gugat saja,” ujarnya.

Selain itu para pedagang tersebut, meminta Pemkot agar segera membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) setelah kebakaran yang yang menghanguskan 973 stan. “Kami tidak mempermasalahkan dimana TPS nantinya akan dibangun, yang terpenting saat ini gimana caranya para pedagang bisa segera berjualan lagi,” ujarnya. Karena berdasarkan pada penanganan kebakaran Pasar Turi sebelumnya, proses pembuatan TPS membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, dirinya menolak jika pedagang diharuskan bersabar hingga menunggu pembangunan Pasar Turi Baru selesai.

“Kami berharap pada kebakaran ini, pemprov juga ikut membantu, kasihan pedagang. Mereka pasti membutuhkan tempat berjualan untuk menyambung hidupnya setelah kebakaran,” ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. Terpisah, anggota Komisi D (Kesra san Pendidikan) DPRD Surabaya, Masduki Toha menyatakan, saat ini yang harus dipikirkan adalah bagaimana caranya menata kembali pedagang Pasar Turi. Pasalnya, jika sampai harus menunggu kajian teknis yang dilakukan pemkot selesai, bisa dipastikan nasib pedagang akan semakin sengsara.

“Yang dibutuhkan pedagang saat ini adalah kejelasan nasib mereka pasca kebakaran, makanya dalam waktu dekat Komisi D berencana memanggil pihak KAI guna mencari jalan keluarnya, bukan menunggu kajian teknis dari pemkot yang tidak jelas sampai kapan tuntasnya,” tegas Masduki Toha. Oleh karena itu, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara tegas menyatakan bila kejadian selama ini yang terjadi di Pasar Turi, semakin mengindikasikan ketidakseriusan Pemkot dalam menangani masalah ini. Salah satunya terkait buruknya tempat penampungan sementara yang diberikan kepada para pedagang. “Saya harap aparat bekerja dengan keras dan mengungkap yang sebenarnya apakah Pasar Turi ini murni kebakaran atau sengaja ada yang membakar,” tegas pria yang juga menjabat Sekretaris DPC PKB Kota Surabaya itu.

Sementara Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, M. Taswin mengatakan aspirasi yang disampaikan para pedagang dan DPRD itu akan ditampung untuk segera dibahas dengan instansi Pemkot. “Sekarang tim ini sedang melakukan pengkajian, hasilnya akan menentukan pola penanganan pedagang. Yang pasti kami usahakan secepatnya,” katanya.



Hm......... lantas bagaimana dengan kebakaran yang terjadi di beberapa daerah ibukota selama ini ...? kebakaran beberapa hutan termasuk gunung Agung di Bali, juga kebakaran beberapa perusahaan berskala menengah hingga keatas , pun demikian dengan kebakaran beberapa gedung sekolah , pondok pesantren, dan tidak hanya itu , kebakaran besar juga terjadi di beberapa negara di dunia bahkan boleh di bilang hampir di seluruh dunia. 

Ini Pasti Ulah Amerika dan Dedengkotnya ...!!! lagi - lagi konspirasi !!
read more “Diduga Konspirasi Pemerintah - Investor”

Anggaran Rp15 Miliar untuk Tenda Presiden

0 komentar Monday, September 17, 2012
Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengakui adanya anggaran posko portabel berupa tenda atau kontainer senilai Rp15 milyar untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Usulan tersebut dibicarakan pada rapat Komisi VIII DPR dengan BNPB pada pekan lalu.

"Tendanya bukan seperti tenda pramuka atau pengungsi. Ini semua inisiatif BNPB, bukan dari Presiden," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan, Senin (17/9).

Sutopo menjelaskan, satu set Posko portabel terdiri dari beberapa ruangan, seperti ruangan untuk pos komando, ruang koordinasi, ruang radio komunikasi, media center, ruang bedah atau perawatan, logistik, peralatan dan ruang istirahat.

Anggaran senilai Rp15 miliar itu dipakai untuk membeli bahan yang kuat untuk menahan ancaman bencana, seperti abu dan pasir letusan gunungapi, dan gempabumi.

"Saat bencana ketika ada kunjungan VVIP seperti Presiden, Wapres, Menteri atau pejabat lain dapat menginap di posko tersebut," ujar Sutopo.

BNPB mengambil pengalaman saat banjir bandang di Wasior, tsunami di Mentawai, gempa di Padang. BNPB dan BPBD kesulitan mencari ruangan yang memadai yang dapat digunakan sebagai pos komando. Apalagi, ketika gempa bumi besar di daerah terpencil maka posko portabel sangat dibutuhkan.

"Ketika selesai bencana, alat tersebut dibongkar (knock down) dan disimpan di gudang serta dapat digunakan untuk daerah lain. Lembaga-lembaga yang menangani bencana umumnya punya posko portabel seperti Turki, Italia, Jepang, dan sebagainya," ungkap Sutopo.

Ia menambahkan, semua itu masih dalam tahap usulan dari BNPB saat rapat dengan DPR. Sejumlah anggota DPR ada yang mendukung usulan tersebut.

"Dalam hal ini BNPB akan mengikuti semua keputusan DPR. Jika ditolak, BNPB tidak akan melanjutkan usulan tersebut. Jika disetujui, mekanisme pengadaannya pun melalui sistem LPSE yang terbuka, transparan dan semua bisa mengikuti lelang," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Jazuli Juwaini mengatakan anggaran BNPB 2013 senilai Rp1 triliun. Sementara pada 2012 sebesar Rp 55 miliar "Itu ada tenda yang katanya untuk SBY," kata dia
read more “Anggaran Rp15 Miliar untuk Tenda Presiden”

Semoga Tidak Ada Yang Ikutan Dema - Demo

0 komentar
"Kami himbau kepada teman-teman untuk tidak ikut demo rame-rame ke jalan yang tidak ada solusinya." Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Yorrys Raweyai, menghimbau kepada seluruh anggota KSPSI di setiap wilayah Indonesia untuk tidak ikut aksi demonstrasi rencana kenaikan BBM yang marak terjadi saat-saat ini. Menurut Yorrys, aksi demonstrasi tersebut tidak memberikan solusi terkait rencana pemerintah tersebut.

Jika ingin membatalkan kenaikan BBM maka harus lebih banyak berdialog dengan pemerintah dengan memberikan masukan dan alternatif. Cara-cara seperti itu memberikan perjuangan kaum buruh lebih bermakna dan cepat mendapatkan hasil, dibandingkan hanya demonstrasi tetapi tidak mau berdialog.

"Kami himbau kepada teman-teman untuk tidak ikut demo rame-rame ke jalan yang tidak ada solusinya, dan kita harus memberikan konsep kepada pemerintah bagaimana strategi kebijakan lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dari rencana kenaikan BBM tersebut," kata Yorrys, dalam acara serah terima hasil formatur kongres KSPSI di Hotel Grand Sahid, Jakarta, hari ini.

Yorrys yang merupakan Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan pihaknya telah sepakat akan memberikan solusi kepada pemerintah terkait rencana kenaikan harga BBM tersebut. Menurutnya, KSPSI memahami tentang kenaikan harga BBM dan ini bukan kemauan pemerintah.

"Tidak ada presiden yang ingin menaikkan BBM, karena ini situasi global, maka kami minta pemerintah untuk mengkaji ini agar tidak berdampak kepada pekerja," kata Yorrtegasnya.

Dewan Pakar

Sementara itu saat mengumumkan susunan pengurus, mantan kuasa hukum terpidana kasus suap sesmenpora Muhammad Nazaruddin, yakni OC Kaligis dipilih sebagai Ketua Dewan Pakar dan Advokasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Tak hanya OC Kaligis, KSPSI juga meminta tokoh pakar hukum lainnya yakni, Bagir Manan, Yusril Ihza Mahendra serta tokoh-tokoh lain untuk masuk di dewan pakar KSPSI dalam membantu kinerja KSPSI kedepan.

"Dewan pakar ini kami telah sepakati dan kami minta yaitu bapak Prof OC Kaligis, dan beliau bersedia, dan akan di bantu oleh Prof Bagir Manan, dan Prof Yusril Ihza Mahendra, Tommy Sihotang SH, DR Mayasak Djohan, dan Dr Nurhayati Assegaf," ujar Yorrys. 

Sumber : http://www.beritasatu.com/nasional/38203-kspsi-minta-anggotanya-tidak-ikut-ikutan-demo-bbm.html
read more “Semoga Tidak Ada Yang Ikutan Dema - Demo”

Innocence of Moslems

0 komentar Friday, September 14, 2012
Menteri Agama Suryadharma Ali mengharapkan rusuh di Libya yang dipicu film Innocence of Moslems tidak terjadi di Indonesia. Meski mengaku belum melihat film yang dianggap menghina Nabi Muhammad itu, namun Suryadharma mengingatkan umat Islam di Indonesia tidak terprovokasi.

“Jangan mengandai-andai. Kalau yang terjadi di sana (Libya) kemudian bakal terjadi di sini (Indonesia). Belum tentu juga,” kata Suryadharma Ali kepada wartawan, di gedung parlemen, di Jakarta, Kamis (13/9).

Menteri yang lebih dikenal dengan inisial SDA itu menegaskan, Muslim di Indonesia dan Libya memiliki latar belakang yang berbeda. Menurutnya, kebencian warga Libya terhadap AS membuat aksi anarkis yak terbendung.

“Di Indonesia kan tidak ada kebencian pada suatu bangsa tertentu. Jadi ini harus dipisahkan juga,” ungkapnya.

Ia yakin, masyarakat Indonesia sudah sangat dewasa menyikapi permasalahan seperti itu. Apakah SDA yakin kejadian itu tidak akan terjadi di Indonesia? “Saya bukan Tuhan. Jangan bilang saya yakin,” kilahnya.

Seperti diketahui, aksi protes menentang film ”Innocence of Muslims” di Benghazi, Libya Selasa, (11/9) berujung bentrokan. Akibat bentrokan itu, Dubes AS untuk Libya, John Christopher Stevens beserta tiga stafnya tewas.

Saat kejadian, Christopher berencana mengungsi ke lokasi yang lebih aman dengan menggunakan mobil. Namun pada saat yang sama, para demonstran bersenjata berhasil mengepung mereka. “Duta besar Amerika dan tiga anggota staf tewas ketika pria bersenjata menembakkan roket pada mereka, ” kata pejabat di Benghazi kepada Reuters.
read more “Innocence of Moslems”

Penetasan Telur Bebek yang Baik

0 komentar
1. Pemilihan Telur Bebek

Sebenarnya untuk usaha DOD/penetasan telur bebek menjadi meri lebih baik memiliki indukan sendiri, karena kita akan tahu riwayat hidup indukan dan telur. Karena jika hanya membeli dari luar, kita tidak tahu apakah yang kita beli telur yang bagus atau tidak, jadi harus memilih telur dahulu.

Bebek yang siap bertelur berumur 4-5 bulan. Jenis bebek yang di Cirebon, yakni bebek Rambon bisa bagus diternakkan dimana saja, baik dengan digembalakan, maupun dikandang. Ini karena bebek Rambon kakinya lebih panjang dari bebek Mojosari, sehingga larinya lebih lincah dan cepat. Selain itu bebek Rambon memiliki leher yang lebih panjang dari bebek Mojosari.

Untuk menghasilkan telur yang fertile, tentunya indukan betina harus dikawinkan dengan indukan jantan dengan perbandingan 1:10 (1 jantan mengawini 10 betina). Setiap harinya bebek bisa bertelur 1 butir. Sebenarnya ada cara untuk memperbesar ukuran telur, yakni dengan menggunakan zat pemacu berupa Ena Egg berbentuk butiran yang dicampur bersamaan dengan pakan. Namun perlakuan tersebut membuat bebek kelelehan untuk memproduksi telur, yakni yang biasanya bisa sampai 2 tahun memproduksi, namun setelah menggunakan zat tersebut hanya sampai 1,5 tahun, karena dubur atau kloakanya cepat rusak.

2. Alat Penetas

Usaha bebek sebelum tahun 70-an belum terorganisir dengan baik. Barulah setelah tahun 70-an dan dibuatnya alat penetasan telur, usaha bebek lebih terorganisir, walaupun untuk penggunaan alat baru dilakukan oleh 1-2 orang. Penetasan telur umumnya pada saat itu masih menggunakan bantuan entok, karena bebek tidak mau mengerami telurnya. Alat penetasan telur/incubator tersebut dinamakan “lemari odel Akhyar”, karena memang yang pertama kali menciptakan alat tersebut adalah Akhyar, seorang penduduk desa Kroya Cirebon yang kini telah lama meninggal dunia.

Dalam usaha penetasan telur, penggunaan lemari Akhyar tersebut tidak serta merta membuat telur lebih cepat menetas, namun hanya membantu kemudahan dan kepraktisan sehingga lebih ekonomis. Proses penetasan tetap memakan waktu selama 28 hari, layaknya pengeraman dengan bantuan entok. Cara ini terbilang lebih ekonomis , karenapenetasan meri tidak perlu memilki entok untuk mengerami yang pastinya membutuhkan lahan yang cukup luas. Selain bisa dilakukan diruang terbatas, denganpenggunaan alat tersebut membuat usaha ini tidak menghasilkan limbah apapun.

Lemari model Akhyar juga bisa dibuat sendiri oleh penetas meri, karena bahan dan modelnya sangat sederhana. Lemari tersebut terbuat dari bahan kayu dan triplek. Modelnya seperti lemari pakaian biasa ukuran 1 x 1 x 2 m, dengan beberapa susunan sekat/rak dari triplek beralas Koran, memiliki kaca dibagian depan agar bisa terus dipantau keadaan telurnya. Dalam 1 lemari 6 rak mampu menampung 800 butir telur bebek.

3. Proses Penetasan Meri

Pada proses penetasan saat ini masih dilakukan dalam 2 cara, yakni penggunaan alat yang pemanasnya dari lampu minyak dan pemanas dari listrik/kumparan/lampu. Kedua cara tersebut memilki kelebihan dan kekurangan. Misalnya pemanas dengan listrik/kumparan memilki kelebihan, yakni tidak mengeluarkan asap hitam sehingga alat tetap bersih. Karena tergantung listrik, jadi jika terjadi mati lamapu maka bisa menganggu penetasan. Sedangkan dengan cara sederhana, yakni dengan lampu minyak memang akan mengeluarkan sedikit asap hitam, namun tidak terganggu jika terjadi mati lampu.

Pada rak tingkat pertama yang berda 50 cm dari dasar lantai, terdapat wadah berbentuk Loyang kotak kue dari kaleng sebagai wadah air. Dan ruang kosong paling bawah jarak 50 cm dari dasar lantai ditempatkan sebuah lampu minyak untuk menjaga suhu agar tetap stabil di 100F dan menjaga kelembaban dengan terciptanya uap air dari air yang dipanaskan. Karena penetasan membutuhkan uap panas lembab, bukan panas kering. Pemanasan dengan lampu minyak memang yang paling cocok, karena harus dilakukan terus sampai telur menetas. Jika menggunaka lampu listrik, tidak baik karena suka berbahaya jika sedang mati lampu sehingga pembentukan meri menjadi tidak sempurna. Hal tersebut menyebabkan bentuk tubuh meri tidak sempurna.

Dengan kapasitas lemari Akhyar 800 butir telur bebek, penetas bisa mendapat untung bersih sampai Rp.400 ribu samapi menetas. Karena biaya hanya untuk bahan bakar minyak sekitar 10 liter selama 28 hari. Biaya produksi terbilang cukup sedikit karena tidak perlu pakan dan tempat yang luas.

Menurut Prof. Dr. Penny S. Hardjosworo, Praktisi Perunggasan IPB, keberhasilan penetasan telur bebek menjadi meri umumnya hanya 50%, namun jika ada yang mencapai 70-80% itu sudah sangat bagus, karena cangkang telur bebek sangat tebal sehingga memakan waktu lama dan lebih sulit dari penetasan ayam.

Untuk sentra penetasan meri di desa Kroya Cirebon, selama ini 60% telur lebih banyak dibeli dari luar, daerah seperti Indramayu, Subang, dan Brebes. Telur yang tidak fertile biasanya masuk ke dalam usaha pengasinan telur.

Untuk membedakan meri jantan dan betina, meri yang jantan pada duburnya terdapat tonjolan, sedangkan yang betina tidak. Selain itu bulu meri jantan lebih kasar dari betina. Meri yang baru menetas, bisa diberi vaksin Vitachick agar tahan penyakit, namun bisa pula tidak diberi vaksin, karena menurut Prof. Dr. Penny S. Hardjosworo, meri labih tahan penyakit daripada anak ayam.

Pakan untuk meri yang baru menetas biasanya berupa pakan pabrik, yakni Kopan/Phokphand 5-11, barulah umur 1 minggu bisa diberi menir (pecahan beras) kukus dan kangkung. Untuk pencegahan penyakit juga bisa diberikan rajangan daun mengkudu sebulan sekali.

Meri yang baru menetas biasanya hanya ditempatkan di keranjang dari kawat ram ukuran 1 x 2 m, yang dilapisi kain. Dan bila akan dibawa dalam perjalanan meri tak perlu diberi perlakuan apapun, cukup ditempatkan pada box kardus ukuran 25 x 25 cm atau tas rinjing biasa.
read more “Penetasan Telur Bebek yang Baik”

Proses Penetasan Dan Analisa Bisnis Telur Itik

0 komentar
1. Pemasukan Telur
Pemasukan Telur ke dalam mesin tetas hendaknya dilakukan pada saat mesin tetas benar-benar siap untuk dipergunakan, antara lain suhu sudah sesuai dengan standard, kelembapan udara juga demikian. Sebelum dimasukkan kedalam mesin penetas telur dicuci dengan air hangat suam-suam kuku, agar kotoran dan bakteri yang menempel pada telur hilang. Selain itu telur yang bersih memudahkan kita mengamati perkembangan anakan itik dalam telur. Selama 3 hari pertama telur kita diamkan dalam mesin penetas dan tidak usah dibuka. Letakkan bagian yang runcing di bagian bawah, bagian yang mengandung rongga udara di posisi atas, jika di dalam mesin penetas tidak terdapat tatakan telur, bisa dibuat sekat-sekat dengan kayu atau bilah bambu agar telur tidak menggelinding dan mudah diatur dalam mesin penetas. Jika telur mudah bergerak dan menggelinding bebas di dalam mesin penetas, akan sulit dikontrol telur yang sudah dibalik atau belum.

2. Pengeraman Telur
Setelah 3 hari biasanya sudah bisa kita lihat telur-telur yang memiliki benih atau tidak. Telur yang tidak memiliki benih itik biasanya karena tidak dibuahi oleh itik jantan. Telur yang tidak dibuahi tidak akan menetas sehingga perlu kita afkir untuk dikonsumsi dan masih bisa dijual atau dijadikan makanan. Telur yang Memasuki hari keempat sampai hari ke 25 , telur itik sudah harus kita bolak-balik sehari 2 sampai 6 kali, frekuansi pemutaran telur akan berpengaruh pada daya tetas telur. Semakin sering akan semakin baik. Pada hari keempat tersebut telur perlu diangin-anginkan dengan cara membuka tutup mesin penetas selama kurang lebih 10 sampai dengan 15 menit. Proses mengangin-anginkan telur ini perlu dilakukan seriap 3 sampai 4 hari sekali sampai hari ke 25. Dalam masa pengeraman ini yang perlu diperhatikan selain suhu dijaga supaya tetap konstan adalah kelembapan udara. Jika kelembapan dirasa kurang bisa ditambahkan dengan menyemprotkan air hangat ke telur-telur. Untuk memudahkan mengontrol telur sudah dibalik atau belum, beri tanda dengan spidol pada tiap-tiap sisi telur, misalnya sisi bawah diberi tanda A sisi atas diberi tanda B.

3. Masa Menetas
Telur itik akan mulai pecah sedikit demi sedikit, pada hari ke 26 sudah mulai terdengar suara dan cangkang yang terbuka pada bagian paruhnya. Pada hari ke 28 telur dalam mesin penetas yang normal sudah akan menetas semuanya. Perlu dicermati, jika ada telur yang susa pecah, perlu dibantu mengelupas dengan tangan tetapi harus hati-hati. Biasanya karena cangkang terlalu tebal. Anakan itik yang sudah menetas perlu segera dipindahkan ke tempat lain yang suhunya hampir sama dengan suhu ruang penetasan. Bersihkan ruang mesin penetas dari cangkang dan kotoran-kotoran lainnya agar tidak menggangu telur yang belum menetas.

4. Seleksi DOD
Anakan itik yang berusia 1 sampai 4 hari lebih mudah dibedakan jenis kelaminnya dibandingkan dengan anakan itik berusia satu minggu. Warna itik betina lebih terang dan bersih, sedangkan itik jantan lebih gelap. Jika diperhatikan suara anak itik betina lebih melengking. Cara lain adalah dengan melihat melalui anus dengan cara menekannya, meski cara ini cukup membuat itik tersiksa tapi cukup efektif. Itik jantan terlihat memiliki alat kelamin yang menonjol. Untuk membedakan anakan itik jantan dan betina bisa dilihat dari warna paruhnya. Itik Jantan cenderung lebih berwarna gelap sedang itik betina berwarna terang.
Analisa Bisnis

Meskipun ini adalah hitung-hitungan kasar tetapi bisa dipergunakan untuk menganalisa gambaran usaha penetasan telur itik ini. Diasumsikan kita akan menetaskan telur itik sejumlah 100 butir. Telur itik akan menetas dalam waktu 28 hari.

Biaya Yang dikeluarkan:

100 butir telur @Rp 1000 = Rp 100.000
Listrik 28 Hari = Ro 15.000
Operasional = Rp 15.000
Total Pengeluaran = Rp 130.000

Hasil Yang diperoleh:
DOD Menetas diasumsikan 75% atau 75 ekor anakan itik (DOD) dari 75 ekor tersebut 38 Betina dan 37 Jantan.

38 ekor DOD Betina @Rp 5000 = Rp 190.000
37 ekor DOD Jantan @Rp 1500 = Rp 55.500
Total hasil = Rp 245.500

Keuntungan yang diperoleh dari 100 butir telur itik selama sebulan Rp 245.500 – 130.000 = Rp 115.500. Jika jumlah telur yang dierami 1000 butir keuntungan yang bisa diperoleh juga 10 kali lipat dari itu yaitu Rp 1.115.500. 

Selamat Mencoba
read more “Proses Penetasan Dan Analisa Bisnis Telur Itik”

Penetasan Telur Bebek

0 komentar
Usaha penetasan telur itik atau bebek merupakan kegiatan yang sudah dilakukan peternak sejak bertahun-tahun. Akan tetapi pola penetasan petani masih menggunakan cara alami dengan memanfaatkan ayam atau entok sebagai sarana penetasan. Metode penetasan telur itik yang lebih modern menggunakan Mesin Tetas telur itik atau bebek dengan berbagai macam model. 

Peluang usaha di bidang penetasan telur itik cukup terbuka. Itik atau bebek merupakan hewan unggas yang sudah cukup populer di masyarakat kita. Tidak hanya telur asin saja yang dapat dibuat dari telur itik, ada banyak aneka makanan yang dibuat dengan bahan dasar telur itik. Selain telur itik yang dimanfaatkan sebagai aneka makanan, daging itik juga cukup banyak digemari oleh masyarakat. 

Diantara makanan dari daging itik adalah bebek goreng, bebek bakar, rica-rica bebek kremes dan lain sebagainya. Dengandemikian peluang usaha dari unggas ini cukup terbuka lebar bagi pengusaha yang berminat menggelutinya. Tidak hanya dari sektor pengolahan hasil ternakan itik saja tetapi juga dari bisnis-bisnis lainnya, diantaranya penyediaan bibit itik yang berkualitas. 

Penyediaan bibit itik dapat dilakukan dengan cara konvensional melalui pengeraman indukan ayam dan penetasan telur itik dengan mesin tetas telur. Untuk skala besar dan tujuan bisnis tentu tidak mungkin kita menggunakan ayam sebagai alat penetas telur. Maka peluang Usaha Penetasan Telur Itik dengan menggunakan Mesin Penetas merupakan alternatif yang akan dibahas.

Usaha bisnis penetasan telur itik sebenarnya cukup memiliki potensi mendatangkan keuntungan. Selain manajemen produksi yang baik diperlukan pula manajemen penetasan berdasarkan kualitas hasil tetasan yang baik.Peluang bisnis penetasan telur itik ini dapat dilakukan pada skala rumah tangga dan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM). 

Karena proses dan perlengkapan yang cukup sederhana. Selain itu harga mesin penetas telur itik juga cukup terjangkau ada yang berharga murah dan ada yang berharga cukup mahal, tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan saja. Mengenai ragam mesin penetas telur dapat dilihat pada tulisan ini. Gambaran potensi peluang usaha ini dapat dilihat dari harga DOD ( Day Old Duck) betina biasanya dihargai sampai lima kali harga telur. 

Sedangkan untuk DOD jantan dihargai sama atau maksimal dua kali harga telur yang belum menetas. Tingkat daya tetas menggunakan mesin tetas memang lebih rendah jika dibandingkan dengan cara alami dengan indukan ayam. Pengeraman dengan ayam daya tetas bisa mencapai 90 s/d 100%, sedangkan dengan mesin tetas daya tetas berkisar 75% sampai dengan 90%, tergantung berbagai macam faktor. 

Jumlah telur itik yang menetas juga masih perlu diseleksi jenis kelamin jantan dan betinanya. Sulit memprediksikan jenis kelamin telur yang menetas kadang lebih banyak betina , kadang lebih banyak jantan dan kadang sama. 

Untuk lebih mudahnya karena peluang jantan dan betina sama maka diasumsikan DOD yang dihasilkan pada model penetasan telur itik dengan mesin penetas ini adalah Jantan : Betina 50:50. Peluang 50:50 ini tidak ada perbedaan antara penetasan telur dengan cara alami dengan penetasan telur dengan mesin penetas, peluangnya sama saja.
read more “Penetasan Telur Bebek ”

Imam Mahdi Juga Tidak Akan Ditemukan

1 komentar Thursday, September 13, 2012
Imam Mahdi Sejati
Tidak akan mungkin ditemukan
Hingga saatnya tiba kemunculannya.
Di Mekkah Al Mukarromah pada saat pembaitan paksa kepadanya
Sebagaimana dijelaskan didalam Hadits Nabi Muhammad (walaupun tidak bisa diyakini kebenarannya 100%)

Dunia saat ini sedang mengalami masa huru hara. Seluruh wilayah di dunia diliputi ketidakberesan baik dari manusianya maupun dari alamnya. Kerusakan, bencana, kerusuhan dan lain sebagainya terjadi dimana-mana dari Ujung Utara sampai Ujung Selatan baik di timur maupun Dibarat. Banyak kalangan menyebut bahwa zaman ini menuju zaman kehancuran, namun setelah semua huru hara dan kehancuran ini penuh akan muncul Sang Pemimpin untuk membawa Dunia menuju jaman yang penuh kedamaian dan Ketentraman yang belum pernah dirasakan oleh umat sebelumnya.

Sudah Sejak Lama banyak yang penasaran untuk mengetahui siapa dan dimanakan sang Pemimpin Berada  yang bahkan hingga kini masih sebuah misteri , semua mencari dengan caranya masing-masing. Ada yang terus mencari meskipun tidak pernah mendapati, ada juga yang meyakini telah berhasil menemukan calon Sang Imam, tetapi ada juga yang memilih untuk menunggu saja tanpa repot-repot mencari dan menyerahkan segalanya kepada Kekuasaan Ilahi.

Diantara para pencari tersebut, tidak sedikit yang meyakini sosok Sang Pemimpin yang ditemukannya adalah calon Imam. Bahkan ada juga yang meyakini dirinyalah si Imam calon Pemimpin tersebut, dengan begitu banyaknya sosok yang telah ditemukan dan meyakini, mungkinkah Sang Imam berada diantara sosok-sosok yang telah ditemukan tersebut ? Ataukah semua sosok-sosok tersebut semuanya bukan calon Sang Imam ?

Apabila mau menengok beberapa Hadits yang membicarakan mengenai Sang Imam calon Pemimpin sejati , maka tidak ada indikasi bahwa Sang Imam akan berhasil ditemukan. 

Karena beliaunya akan muncul dengan tidak diakui oleh mereka yang melihatnya , hanya sebagian kecil saja dari mereka yang rela mengikuti dan mengabdi, namun demikian hal tersebut pun bukan atas kehendak sang imam karena mereka haruslah terlebih dahulu menemukan dan berbaiat kepadanya. 

Atau bagi mereka yang benar - benar ingin mengabdi dan menunggunya maka Makkah Al Mukarromah adalah tempat yang tepat karena disanalah beliau akan di lantik / dibaiat. Sebagaimana telah disampaikan oleh Hadits Nabi Muhammad Shollallaahu 'Alaihi Wasallam.

Wallahu A'lam
read more “Imam Mahdi Juga Tidak Akan Ditemukan”

Satrio Piningit Tidak Akan Ditemukan

5 komentar
Satrio Piningit Sejati
Tidak akan mungkin ditemukan
Hingga saatnya tiba kemunculannya.

Indonesia saat ini sedang mengalami masa huru hara. Seluruh wilayah di Indonesia diliputi ketidakberesan baik dari manusianya maupun dari alamnya. 

Kerusakan, bencana, kerusuhan dan lain sebagainya terjadi dimana-mana dari sabang sampe merauke. Banyak kalangan menyebut inilah jaman kalabendu, namun setelah ini kelak akan muncul Ratu Adil untuk membawa Indonesia menuju jaman kalasuba (jaman suka ria).

Banyak yang penasaran untuk mengetahui siapa Ratu Adil yang sampe detik ini masih misteri dan tersembunyi (satrio piningit). Semua mencari dengan caranya masing-masing. 

Ada yang terus mencari meskipun tidak pernah mendapati, ada juga yang meyakini telah berhasil menemukan calon Ratu Adil, tetapi ada juga yang memilih untuk menunggu saja tanpa repot-repot mencari.

Diantara para pencari tersebut, tidak sedikit yang meyakini sosok Satrio Piningit yang ditemukannyalah sebagai calon Ratu Adil. Bahkan ada juga yang meyakini dirinyalah si Satrio Piningit calon Ratu Adil tersebut. Begitu banyak sosok yang ditemukan, mungkinkah Ratu Adil berada diantara sosok-sosok yang telah ditemukan tersebut ? 

Ataukah semua sosok-sosok tersebut semuanya bukan calon Ratu Adil?

Apabila mau menengok beberapa naskah yang membicarakan mengenai Satrio Piningit calon Ratu Adil, maka tidak ada indikasi bahwa Satrio Piningit berhasil ditemukan. 

Dalam bait-bait ramalan Joyoboyo tidak ada satu kalimatpun yang menyebutkan bila Satrio Piningit berhasil ditemukan sebelum kemunculannya. Bahkan kalimat yang menyebutkan mengenai orang-orang pada mencarinya juga tidak ada.

Tidak adanya kalimat mengenai ditemukannya Satrio Piningit sebelum kemunculannya menjadikan sosoknya misteri dan tetap misteri sampe dia muncul ditengah-tengah masyarakat.

Apabila anda mempercayai ramalan Joyoboyo niscaya tidak akan buang-buang waktu untuk mencarinya, karena memang sia-sia.

Lebih baik menunggu saja hingga benar-benar nampak muncul di tengah-tengah masyarakat.
read more “Satrio Piningit Tidak Akan Ditemukan”

Kalabendu, Kalasuba, Kalasumbaga, dan Kalasurasa

0 komentar
Saya kembali membaca sebuah buku kecil berjudul utama Satrio Piningit, terbitan Gramedia Pustaka Utama (1999). Buku karangan Kusumo Lelono, yang hadir di tengah situasi sosial-politik Indonesia yang sedang gegap gempita menyongsong era baru reformasi, zaman penuh harapan yang diyakini banyak kalangan akan melahirkan Satrio Piningit dalam wujud nyata.

Mengutip manuskrip kuno tentang Ramalan Prabu Jayabaya Raja Kediri pada abad 12 pengarang mengawali bukunya dengan mengetengahkan kembali pembagian zaman sebagaimana disebutkan oleh Jayabaya: zaman Kalabendu, Kalasuba, Kalasumbaga, dan Kalasurasa. Kalabendu adalah masa ketika Indonesia dicirikan dengan tiga keadaan. Artati, masyarakat hanya mengejar harta (uang) dalam hidupnya. Nistana, banyak kemelaratan yang terjadi. Jutya, kejahatan marak di mana-mana.

Jika tiga ciri itu digabungkan, menurut saya, maka zaman Kalabendu kurang lebihnya begini. Situasi dan kondisi masyarakat Indonesia saat kekayaan (material dan finansial) menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan hidup. Orang kemudian beramai-ramai memburu kekayaan, tak peduli bagaimana cara mendapatkannya. Bila cara yang halal tak bisa ditempuh, maka banyak orang yang akan memilih cara haram semisal korupsi. Tak terkecuali, orang-orang muda yang pintar dan rupawan. Hanya sebagian kecil masyarakat Indonesia yang hidup kaya raya. Sebagian besarnya malahan hidup dalam kemelaratan. Dan seiring dengannya, kejahatan selain korupsi marak pula terjadi di mana-mana: pembabatan hutan secara ilegal, narkoba, penyelundupan, penipuan berkedok investasi, pencurian dengan kekerasan, premanisme, pembunuhan jurnalis dan aktivis seperti terjadi pada diri Munir, dan terorisme.

Dalam situasi yang carut marut seperti itulah, muncul Satrio Piningit, yang kini masih disembunyikan oleh Tuhan. Bait-bait ramalan Jayabaya mengatakan: Satria bayangkari negara yang bersuci diri dengan sungguh-sungguh / membangunkan jiwa sejati / mengikuti jejak satria terpilih / menata negara menata praja / menuju kejayaan Nusantara.

Masih ada dua zaman lagi setelah zaman Kalasuba. Dalam zaman Kalasumbaga konon Indonesia akan dipimpin oleh seorang Ratu yang cantik jelita Ratu Asmarakingkin. Sangat boleh jadi, karena sekarang pun banyak politisi perempuan yang cantik-cantik yang berasal dari pemenang kontes putri ayu, model, artis, dan presenter berita. Nah, di zaman Kalasurasa, muncul tiga pemimpin pada masa yang bersamaan (tiga matahari kembar), masing-masing berkedudukan di Bumi Kepanasan, Bumi Gegelang, dan Bumi Tembalang. Setelah 30 tahun, ketiganya berselisih dan sama-sama musnah. Kala itu, para pemimpin daerah memisahkan diri dari pemerintah pusat, karena tidak ada lagi pemimpin pusat yang berwibawa. Datanglah menyerang kekuatan lokal dari Nusa Srenggi. Beberapa tahun kemudian, tiba balatentara dari Rum (Uni Eropa), memerangi pemimpin Nusa Srenggi, dan mengangkat pemimpin baru yang masih keturunan Sultan Herucakra (pemimpin boneka?).

Semuanya terpulang pada diri kita sendiri, apakah akan memercayai segala ramalan Jayabaya itu dengan sikap fatalis, ataukah menganggapnya sebagai upaya para pinisepuh zaman silam untuk memberi nasihat kearifan dalam mengelola Nusantara melalui bahasa simbolis yang sarat makna. Pelambang yang seyogianya membuat kita wasapada akan kemungkinan munculnya pemimpin yang tak pernah tulus mengabdi untuk rakyatnya. Juga, kemungkinan kembalinya kekuatan penjajah asing, seperti halnya VOC dan Belanda di awal kehadirannya. Tanda-tandanya sudah ada sekarang, banyak aset nasional yang sahamnya dikuasai asing. Tahun 2014, dengan demikian, bukanlah satu-satunya tahun yang perlu diwaspadai.

Disadur dari http://politik.kompasiana.com/2012/09/09/satrio-piningit/
read more “Kalabendu, Kalasuba, Kalasumbaga, dan Kalasurasa”

Sertifikasi Ulama' Bukti Pemerintah Panik

0 komentar Wednesday, September 12, 2012
Wacana sertifikasi ulama yang dilempar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) adalah bukti ketidak mampuan mereka dalam mengatasi terorisme. Wacana tersebut hanya menunjukkan kepanikan dan ketidakmampuan pemerintah mengatasi persoalan terorisme.

"Ini tidak memiliki dasar, tidak solutif. Hanya bentuk kepanikan pemerintah," ujar politisi PKS yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Jazuli Juwaeni kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 11/9).

Sebelumnya, Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris mengatakan perlunya sertifikasi ulama untuk menghentikan maraknya terorisme di Indonesia. usul Irfan itu, kata Jazuli, seperti yang terjadi di Arab Saudi dimana para ustadz dan ulama berada di bawah kontrol pemerintah.

Mereka dilarang mengajarkan tafsir agama yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah. Dan itu bisa terjadi karena pemerintah Arab Saudi menggaji langsung para ustadz dan ulama dengan bayaran tinggi. "Ustadz biasa digaji 5000 real sedangkan ustadz masjidil haram 50 ribu real perbulan," terang dia.

Sementara, lanjut Jazuli, kondisi di Indonesia berbeda dengan di Arab Saudi. Ustadz dan ulama di sini menempati posisi yang unik dalam struktur sosial masyarakat. Mereka dihormati dan didengar petuah-petuahnya tanpa mesti memiliki latar belakang ilmu formal.

"Gelar ustadz dan ulama lahir secara naluriah dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat mempelajari ilmu agama. Bukanlah sebuah label dari pemerintah," ujarnya.

Ia menambahkan, terorisme tidak mesti diidentikan dengan kelompok agama tertentu. Kebanyakan aksi terorisme bersifat kasuistik tergantung pada problem yang dihadapi masyarakat di masing-masing negara. Seperti aksi teror yang kerap terjadi di Thailand. Di sana ada kelompok Macan Tamil yang berasal dari agama tertentu. Jadi jangan kaitkan teroris dengan Islam.

Sebaliknya menurut Jazuli, akar permasalahan terorisme bukan terletak pada guru-guru agama, melainkan pada problem sosial ekonomi masyarakat. Logikanya, bila masyarakat sejahtera secara ekonomi mereka akan mampu mengakses pendidikan yang lebih baik.

Lewat pendidikan akal seseorang akal pikiran seseorang akan lebih dialektis menerima informasi, termasuk paham radikal. "Harus dikaji secara mendalam apa akar persoalan dari terorisme," pukas dia.
read more “Sertifikasi Ulama' Bukti Pemerintah Panik”

Teka Teki Gempa Bogor

0 komentar
Apa Penyebab Gempa di Bogor dan Sukabumi? Sesar Mana yang Bergejolak ?

Teka teki akan kejadian Gempa bermagnitud 4,8 yang mengguncang Bogor pada hari Minggu tanggal (9/9/2012) dini hari yang menyebabkan puluhan rumah mengalami kerusakan hingga hari ini masih menjadi teka - teki, Pakar kegempaan dari Graduate Research on Earthquake and Active Tectonic (GREAT) Institut Teknologi Bandung (ITB) mengungkapkan bahwa gempa Bogor menyulut pertanyaan dan memberikan wawasan yang baru dan menarik. "Gempa Bogor bagi saya lebih banyak memberikan pertanyaan daripada jawaban,"

Selain soal kerusakan yang bisa dikatakan tidak lazim untuk gempa yang hanya bermagnitud 4,8 dan intensitas skala II MMI, pertanyaan yang muncul dari gempa ini adalah sesar yang menjadi sumber gempa. Pusat gempa diketahui berjarak 30 km dari sesar Cimandiri. Irwan mengungkapkan bahwa ada kemungkinan gempa Bogor dipicu oleh aktivitas sesar yang memanjang hingga wilayah Pelabuhan Ratu tersebut. "Tapi mungkin juga gempa disebabkan oleh sesar lain yang ada di dekat sesar Cimandiri, seperti sesar Citarik. Ini masih sangat spekulatif," katanya.

Irwan menjelaskan, pusat gempa Bogor hanya berjarak 10 km dari sesar Cimandiri, maka bisa dipastikan bahwa sesar itulah yang menjadi biang gempa. Namun, jika sesar berjarak 30 km seperti yang terjadi, maka patut diduga sesar lain yang menjadi penyebab. Tentang sesar Citarik, Irwan menuturkan, "Publikasi tentang sesar ini masih belum banyak. Pergerakannya juga belum diketahui."

Namun, abstrak publikasi Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berjudul "Dinamika Sesar Citarik" yang ditulis Sidarto di Jurnal Sumber Daya Geologi Volume 18 No 3 tahun 2008 menyatakan, "Aktivitas sesar ini paling tidak sejak tektonik Miosen Tengah dan sampai sekarang masih aktif. Pada periode tektonik Miosen Tengah, sesar ini sebagai sesar trantensional, namun sejak Plio-Plistosen sampai Resen sesar ini berkembang sebagai sesar mendatar mengiri."

Dinyatakan pula, "Sesar Citarik yang aktif ini dapat menimbulkan gempa bumi sehingga sesar ini harus diperhitungkan dalam perencanaan pengembangan infrastruktur di Jabotabek dan Pelabuhan Ratu (ibu kota Kabupaten Sukabumi dan daerah wisata)."

Sesar Citarik adalah sesar yang berarah utara timur laut-selatan barat daya, memotong Jawa Barat dari Pelabuhan Ratu, Bogor, dan Bekasi. Sementara sesar Cimandiri terbagi menjadi 5 segmen dari Palabuhan Ratu hingga Gandasoli. Irwan menjelaskan, masih perlu dilakukan studi untuk mengetahui sebab pasti gempa Bogor.

"Gempa Bogor ini adalah awal yang bagus untuk meneliti sumber gempa baru. Sumber gempa bisa berasal dari sesar yang tidak kita perkirakan aktif, Sumber gempa pada dasarnya berlokasi pada pertemuan lempengan. Sebelumnya, gempa berkekuatan 4,7 SR yang berpusat di Bogor Barat, mengguncang wilayah Sukabumi dan sekitarnya pada 9 September 2012. Selain ratusan rumah rusak, saluran air sepanjang 50 meter di Kampung Darmaga, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk dan longsor.

Dari catatan Badan Meteologi, Klimatologi, dan Geofisika di situsnya, besaran gempa di Bogor itu 4,8 skala Richter. Pusat gempa berada di koordinat 6.80 LS dan 106.7 BT di sekitar 31 kilometer barat daya Kabupaten Bogor dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa dilaporkan terasa di Bogor dan Sukabumi dengan skala II MMI
read more “Teka Teki Gempa Bogor”

Budidaya Bebek Petelor

0 komentar Tuesday, September 11, 2012
Bisnis budidaya bebek memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Apalagi jika budidaya dilakukan secara intensif dalam arti tidak hanya dilakukan sebagai kegiatan sambilan. Selain memiliki peluang bagus untuk dikembangkan karena permintaan yang makin tinggi dari masyarakat untuk konsumsi telur dan daging, peternakan itik membutuhkan pakan, khususnya sumber protein yang efisien.

bebek di Indonesia awalnya berasal dari Jawa. Sementara di Inggris dikenal dengan nama Indian Runner (Anas javanica). Berbagai jenis bebek lokal dikenal penamaannya berdasarkan tempat pengembangannya, wilayah asal dan sifat morfologis. Mungkin Anda pernah mendengar nama-nama bebek seperti bebek Alabio (dari Kalimantan Selatan), itik Tegal dan bebek Mojosari dan bebek Maros.

Umumnya usaha peternakan itik ditujukan untuk bebek petelur. Namun peluang bebek pedaging juga bisa diambil dari bebek jantan atau bebek betina yang sudah lewat masa produksinya. Selain itu bisa juga pebisnis mengambil bagian pembibitan ternak bebek sebagai fokus usaha.

Namun sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri dengan pemahaman tentang perkandangan, bibit unggul, pakan ternak, pengelolaan dan dan pemasaran hasil. Misalnya bagaimana pemeliharaan anak bebek (5-8 minggu), pemeliharaan bebek Dara (umur 8-20 minggu ke atas) dan pemeliharaan bebek petelur (umur 20 minggu ke atas).

Masa produksi telur yang ideal adalah selama 1 tahun. Produksi telur rata-rata bebek lokal berkisar antara 200-300 butir per tahun dengan berat rata-rata 70 gram. Bahkan, bebek alabio memiliki produktivitas tinggi di atas 250 butir per tahun dengan masa produksi telur hingga 68 minggu.

Pengembangan dan pemeliharaan bebek potong agar tercapai efisiensi pemanfaatannya menurut D.L Satie (1991) seperti dikutip Majalah Poultry Indonesia Online, dapat menggunakan bebek yang telah lewat masa produksinya maupun bebek jantan. Hal ini dimaksudkan karena bebek jantan mempunyai beberapa keunggulan dan keuntungan kalau ditinjau dari segi ekonomisnya. Sementara untuk harga bibit, bebek jantan lebih murah jika dibandingkan bebek betina, karena msyarakat selama ini hanya mengenal dan memetik keuntungan dari bebek betina sebagai petelur.

Masih menurut Satie, pemeliharaannya tidak membutuhkan waktu yang lama, dimana hasil sudah bisa dipetik dalam waktu 2-3 bulan. Hal tersebut disebabkan karena pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya relatif lebih baik daripada bebek betina. Berat badan sampai saat dipotong tidak kurang dari 1,5 kg. Dengan memanfaatkan bebek jantan, dalam waktu yang relatif singkat sudah dapat dicapai berat yang lebih dibutuhkan. Pemotongan pada umur yang relatif muda, menghasilkan daging yang lebih empuk, lebih gurih dan nilai gizinya lebih tinggi.

Sumber : http://www.rahasiakeluarga.com/budidaya-bebek-petelur/
read more “Budidaya Bebek Petelor”

Beternak / Budidaya Bebek Potong

1 komentar
Budidaya terhadap bebek potong bisa dijadikan pilihan dalam beternak, karena budidaya bebek potong ternyata menawarkan keuntungan yang cukup menggiurkan, keunggulannya adalah bebek tergolong unggas yang tahan dari serangan penyakit. selain itu juga Bisnis ini ternyata memiliki prospek yang menjanjikan.
Salah satu contoh bisa kita lihat di Desa celepan Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen, dimana sebagian besar warganya memilih untuk melakukan budidaya bebek. Sehingga daerah tersebut dikenal dengan sebutan “Kampung Bebek” penghasilannya pun terhitung lumayan besar, di daerah tersebut rata-rata setiap KK yang beternak bebek mendapat penghasilan hingga Rp. 9 juta perbulannya, dan itupun hanya dari menjual telurnya saja.

Jika kita lihat kondisi sekarang permintaan pasar tidak hanya pada telur bebek, tetapi permintaan terhadap daging bebek juga semakin meningkat, ini bisa kita lihat dengan semakin merebaknya restoran dan rumah makan yang secara khusus menawarkan sajian daging bebek, dengan aneka pilihan menu. Dari melihat potensi yang ada maka bisnis budidaya bebek potong dapat dijadikan pilihan didalam melakukan usaha.

Namun sebelum seseorang memulai melakukan budidaya bebek potong alangkah baiknya jika mempersiapkan diri terlebih dahulu dengan pemahaman tentang perkandangan, bibit unggul, pakan ternak, pengelolaan dan pemasaran hasil. Dan didalam pemeliharaan bebek potong, peternak sebaiknya memelihara bebek jantan. 

Kenapa? 

Hal ini dimaksudkan karena bebek jantan memiliki berbagai keunggulan dan keuntungan apabila ditinjau dari segi ekonomi. Dimana harga bibit bebek jantan lebih murah dibanding dengan harga bibit bebek betina, lalu dari segi pemeliharaan pun pertumbuhan bebek jantan lebih baik daripada bebek betina sehingga dalam waktu yang relatif tidak lama antara 2-3 bulan berat badan bebek bisa mencapai tidak kurang dari 1,5 kg. Dan itu adalah berat yang biasa dibutuhkan oleh konsumen. Selain berat juga dikarena pada umur yang muda menghasilkan daging yang lebih empuk, gurih dan nilai gizi yang lebih tinggi.

Bagaimana, setelah membaca artikel ini apakah anda tertarik untuk menjalankan bisnis budidaya bebek potong. Apabila tertarik maka kata kuncinya adalah Memulai, hanya dengan bertekad sukses bukan berharap sukses. kesuksesan itu akan dapat diraih. 

So … let’s action 

Sumber http://bebekpotong.com/budidaya-bebek-potong-2.html
read more “Beternak / Budidaya Bebek Potong”

Masa Depan Suram, Harapan Bertumpu Pada Mitos ?

0 komentar
Alkisah, negeri “antah berantah” makin resah oleh naiknya suhu percaturan politik dalam perpolitikan catur saat bidak-bidak berkompetisi promosi menjadi raja. Kegelisahan bertambah-tambah karena tingkah ‘para perwira’ semakin hilang arah dari tuntunan pakem lakon sejarah. Gajah-gajah, kuda-kuda, benteng-benteng dan menteri-menteri, aktor utama perpolitikan catur politik makin menggelitik sekaligus membuat bulu kuduk bergidik. Republik-demokratik yang mestinya identik dengan daulat rakyat-mayoritas rakyat-wong cilik dibolak-balik di atas papan polemik, intrik dan konflik elit politik. Kisah politik. Kaum elit polahe pletak-pletik, kaum alit-kecil pol-polane ngitik, ujung-ujungnya cuma mengekor saja.

Republik seharusnya res-publica, rakyat berdaulat-kuasa, bukan papan terbuka segelintir elit untuk perebutan tahta dan harta. Demokrasi seharusnya demos-cratein,pemerintahan daulat rakyat, bukan demo-kreasi, ajang adu-rekayasa berongkos raksasa dengan menghamburkan uang negara, menggeser hak rakyat untuk sejahtera. Alhasil, pesta demokrasi republik akhirnya menjadi pesta demon-crazy dalam repot-publik, ‘setan-setan’ berpesta menggila, merepotkan dan menguras deposit energi negeri triliunan kalori perhari. Hari-hari publik semakin pelik,wong cilik semakin tercekik, rakyat senen-kemis di ambang putus asa, lalu harus bagaimana?

Masa depan suram, akhirnya harapan ‘terpaksa’ bertumpu pada mitos, kisah, pekabaran silam dan legenda, bahwa “Satrio Piningit akan datang di ujung zaman sebagai Ratu Adil, utusan dewa batara juru selamat umat manusia. “Tanpa harapan, bagaimana spesies manusia akan bertahan dalam seleksi alam dalam pertarungan peradaban? Ini hanya sepenggal kisah, tapi apa bedanya kisah dengan sejarah? Bukankah sejarah dan pahlawan hanyalah kumpulan kisah heroik sebuah bangsa, gabungan antara kejadian nyata atau legenda, plus sedikit rekayasa ‘juru tulis’ penguasa lalu diresmikan di kitab-kitab tebal perpustakaan nasional? Dalam sejarah ada kisah, dalam kisah ada sejarah, percampuran mitos, gugon tuhon, fakta, obsesi, teori dan filosofi yang dikemas brilian untuk kemudian dijadikan panduan ber-tata masyarakat, tata bangsa dan tata negara.

Angka-angka selalu menyimpan rahasia. 7 hari dalam sepekan, 7 lapis langit dan bumi, 7 warna pelangi, 7 rongga tubuh utama, 7 jam ideal waktu kerja, 70 tahun usia rata-rata manusia, 70.000 malaikat penjaga. 7 keajaiban alam tak henti mengundang pesona. 7 abad siklus revolusi peradaban dunia, pencerahan Isa Al-Masih awali Masehi, revolusi jahiliyyah abad ke-7 Jazirah Arabia, revolusi industri abad ke-14 Eropa, dan konon akan menyala api revolusi peradaban abad ke-21 di bumi Timur. Lalu dikaitkan dengan kejayaan nusantara 700 tahun silam, Majapahit era Gajah Mada. Kini, NKRI akan memasuki usia 70 tahun pada 2015. Langkah-langkah kaki presiden RI ke-7 makin nyaring terdengar menuju singgasana.

Bersambung

Sumber Filsafat.Kompasiana.com
read more “Masa Depan Suram, Harapan Bertumpu Pada Mitos ?”

Bantuan Korban Kebakaran Berdatangan

0 komentar
Korban kebakaran di Kampung Plastik, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Sabtu (8/9/2012) mulai mendapatkan bantuan dari berbagai instansi dan ditampung di Sekretariat RT.014 RW.007 dan sekitar lokasi kejadian.

Sejak api berhasil dipadamkan pada pukul 11:30 WIB, hingga pukul 15.30 WIB bantuan datang dari berbagai pihak.

"Dari pihak Kelurahan Sunter Agung sudah mengirimkan bantuan. Sementara ini baru 20 dus mie instan dan satu kuintal beras. Sementara, kami bersama RT setempat akan terus menginventarisir para korban," kata Indria saat ditemui Kompas.com di lokasi kebakaran.

Selain itu, bantuan juga datang dari Suku Dinas Sosial Jakarta Utara dan Palang Merah Indonesia (PMI), Jakarta Utara berupa dua tenda untuk para korban kebakaran.

Selain tenda, lanjut Indria, kedua instansi itu juga menyiapkan bantuan sementara berupa 400 nasi boks atau makanan siap makan yang ditampung di Sekretariat RT 014.

Sebelumnya diberitakan 95 rumah petak terbakar. Namun, pihak RT dan kelurahan setempat masih melakukan pendataan jumlah pasti rumah yang terbakar.

Pendataan harus dilakukan sebab kawasan yang banyak disesaki rumah petak itu sangat padat. Diperkirakan terdapat 400 jiwa yang bermukim kawasan tersebut.

"Perkiraan sementara bangunan yang menjadi korban kebakaran ada 71. Kurang lebih 400 jiwa yang bermukim disana. Tetapi tentunya bangunan itu banyak pintu karena kan itu rumah petak yang kontrakan. Masalah jumlah pasti masih dalam proses inventarisir," ujar Indria Hilmi.
read more “Bantuan Korban Kebakaran Berdatangan”